Senin, 19 September 2016

Mid Praktek Kelas 9 Semester Gasal 2016

Soal :
1. Sebutkan beberapa layanan yang ada di internet, kemudian jelaskan !
2. Jelaskan cara pembuatan email

Jawaban diketik di MS Word, kirimkan ke : wibowokesuma@gmail.com sebagai lampiran file. Pengiriman email paling lambat hari Rabu, 28 September 2016. Pkl. 18.00 wita. Selamat Bekerja..!!

Senin, 31 Maret 2014

Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2014/2015

SMPK KESUMA Mataram telah membuka pendaftaran peserta didik baru untuk tahun pelajaran 2014/2015. Pendaftaran dapat dilakukan setiap jam kerja. Hubungi panitia PPDB SMPK Kesuma Mataram ( Gedung SMAK KESUMA Mataram ) Jl. Pejanggik no. 110 Cakranegara. Informasi lengkap dapat ditanyakan saat pendaftaran.

Senin, 09 September 2013

Tugas Kelas 9

1. Jelaskan sejarah Internet, dari awal hingga saat ini bisa dimanfaatkan dalam berbagai bidang
2. Sebutkan perlengkapan yang dibutuhkan untuk membuat Lokal Area Network. Dilengkapi dengan   penjelasan dan gambar

ketik jawabannya di Microsoft Word atau open office writer, kirim via email ( sebagai lampiran file ) ke alamat : wibowokesuma@gmail.com
paling lambat tanggal 21 September 2013. Pkl. 15.00 wita.  Sebagai nilai tugas II
Selmat Bekerja..!!

Minggu, 04 November 2012

Semester Praktek Kelas 8

Buatlah slide presentasi sesuai tema yang sudah diundi. Jumlah slide disesuaikan dengan kebutuhan untuk membahas tema yang akan dipresentasikan.
beberapa hal yang harus dicantumkan/dibuat dalam presentasi :
1. Teks dan gambar
2. Background
3. Animasi ( custom animation )
4. Slide transition
5. Hyperlink dan interaction

presentasi dikumpulkan paling lambat tanggal 26 November 2012. Pkl. 10.00 wita. tugas dikirim via email sebagai lampiran file, kirim ke alamat email : wibowokesuma@gmail.com.

Selasa, 11 September 2012

HUT SMPK KESUMA ke-58

Tahun 2012, tepatnya tanggal 2 Agustus, SMPK Kesuma Mataram genap berusia 58 tahun. Usia yang tidak lagi muda jika dibandingkan dengan usia hidup manusia. Pada tahun ini, secara sederhana HUT SMPK Kesuma dirayakan dalam berbagai kegiatan.  Kegiatan rohani berupa doa bersama mengawali kegiatan HUT tahun ini. Secara bergiliran setiap kelompok agama menyampaikan ucapan syukur atas usia 58 tahun SMPK Kesuma Mataram. Kegiatan sosial dilakukan dalam bentuk pengumpulan alat tulis yang kemudian disalurkan bekerja sama dengan seksi PSE Gereja Paroki Mataram.

Dalam Lomba Ada Kebersamaan

Sabtu, (25/8),  menjadi hari dimana kami semua ( Guru dan siswa ) mengambil bagian dalam lomba tarik tambang dan bakiak tandem. Lomba diawali dengan baikian tandem. Beberapa peserta terjatuh, karena mungkin kurang kompak dalam melangkah. 'Ayo, kaki kiri dulu, biar seragam langkahnya', teriak salah satu peserta lomba untuk membuat timnya melangkah dengan kompak. 'Walaupun terjatuh, kami senang', demikian ungkap para peserta lomba.

Lomba dilanjutkan dengan tarik tambang. oya, sebelum tarik tambang, disela-sela lomba bakiak juga di selingi perlombaan Three Point Contest. kembali ke tarik tambang, ne dia lomba yang seru. Napa seru ? pesertanya banyak, plus para Bapak/Ibu wali kelas. Satu tim terdiri dari 12 orang dan 1 orang Bapak/Ibu wali kelas. '1....2.....3...', komando untuk menarik tali dimulai, Sreeet...., tali pun ditarik, kedua tim saling beradu. Banyak peserta yang terjatuh karena tidak kuat menahan tarikan dari tim lawan, tapi dalam lomba ini terasa kebersamaan antara siswa, guru dan seluruh staf. "Tidak soal lombanya, tapi lebih dari itu, soal Kebersamaan", mungkin ini kalimat yang pas untuk menggambarkan situasi saat itu.

Jumat, 27 Juli 2012

Menjadi Insan "IMB" Misa Pembukaan Tahun Pelajaran Baru



Mengawali tahun pelajaran 2012/2013, sekolah-sekolah Katolik di bawah bendera Yayasan Insan Mandiri Denpasar Perwakilan Lombok mengadakan Misa Syukur pembukaan tahun pelajaran yang baru. Misa yang berlangsung Jumat (27/7), di Gereja St. Maria Immaculata Mataram dipimpin langsung oleh ketua BPH Yayasan Insan Mandiri Denpasar Perwakilan Lombok, Romo Yohanes Kadek Ariana, Pr bersama pastor Paroki Mataram, Romo Laurensius Maryono, Pr. Dalam kotbahnya Romo Kadek, begitu beliau biasa disapa, mengajak seluruh insan di yayasan Insan Mandiri untuk menjadi insan yang “IMB”. “Kita hendaknya terus berjuang untuk menjadi insan yang Intelek, Mandiri dan Berkarakter”, demikian ungkapnya. Misa sendiri dimeriahkan oleh Koor dari SMPK Kesuma Mataram, misa diikuti seluruh unit di yayasan Insan Mandiri Perwakilan Lombok yang terdiri dari Paud Santa Maria, TK St. Antonius Ampenan, TK. St. Maria Mataram, TK. St. Don Bosco Cakranegara, SDK. St. Antonius Ampenan, SDK. St. Antonius Cakranegara, SMPK Kesuma Mataram, SMPK St. Antonius Mataram dan SMAK Kesuma Mataram serta orang tua siswa. Di akhir perayaan ekaristi, Romo Kadek yang baru saja menjabat sebagai ketua BPH yang baru ini, mengajak kepala sekolah, para guru dan pegawai, siswa dan juga orang tua murid untuk bersama-sama bergandengan tangan membangun yayasan ini. “Yayasan ini milik keuskupan, milik paroki, milik kita bersama, mari kita bersama saling mendukung satu sama lain, demi perkembangan yayasan ini”, demikian tegasnya. Selamat memasuki Tahun Pelajaran yang baru, selamat belajar, selamat berkarya…

Senin, 23 Januari 2012

Mid Semester Gasal 2011-2012


Carilah cara-cara membuat BLOG di internet, buat dalam bentuk dokumen dengan MS. Word atau Open Office Writer, kirim via email sebagai lampiran ke alamat email : wibowokesuma@gmail.com.
Email paling lambat di terima tanggal 9 Februari 2012

Sabtu, 17 September 2011

Remaja dan Internet


Kemajuan bidang teknologi informasi ( TI ) sungguh sangat pesat. Berbagai penemuan baru dan juga teknologi baru bermunculan bak jamur di musim hujan. Kemajuan itu tentunya membawa pengaruh positif bagi kehidupan manusia. Bayangkan saja, sedemikian mudahnya kita mendapatkan informasi hanya melalui genggaman tangan melalui HP atau smart phone lewat akses internet.
Berbagai kemudahan ini tentunya secara sosial budaya membawa trend cara hidup yang baru, khususnya di kalangan remaja, yang boleh di bilang paling akrab dengan bidang TI, khususnya sebagai pengguna internet. Munculnya berbagai situs jejaring sosial seperti facebook, twitter, My Scape dan masih banyak lagi, tentunya membawa pengaruh positif. Tentunya tidak hanya soal jejaring sosial, yang boleh dikategorikan sebagai penggunaan internet untuk hiburan, penggunaan internet untuk kepentingan lain juga dilakukan oleh remaja, misalnya pembuatan blog. Melalui pembuatan blog, remaja dapat menuangkan bakat menulisnya sehingga tidak hanya akrab dengan internet tapi juga bisa mengasah ketrampilan jurnalistiknya.

Disini lain, kemajuan bidang TI, khususnya internet perlu juga di waspadai. Pornografi, kekerasan banyak tersaji di dunia maya ini, kontrol orang tua dan kesadaran remaja itu sendiri menjadi hal penting untuk menangkal semua itu. Memberi pengertian bagaimana "Berinternet Yang Sehat" tentunya lebih efektif ketimbang kita sibuk untuk mencari teknologi untuk menangkal pornografi atau kekerasan yang tersaji di internet yang sedemikian maraknya. Remaja hendaknya diberi pengertian yang cukup dari orang tua dan guru, dan yang tidak kalah penting remaja juga harus diberi kepercayaan, 'Mereka juga tahu koq mana yang baik dan mana yang buruk', mungkin ini yang harus kita lakukan.


Rabu, 16 Februari 2011

Berbagi Kasih










Sebagai program rutin OSIS SMPK KESUMA Mataram, kegiatan sosial di awal tahun ini dilaksanakan di SLB Darma Wanita Mataram. sejumlah perwakilan OSIS beserta Bapak/Ibu pembina mengadakan kunjungan sosial ke SLB Dharma Wanita Mataram.
Sambuatan hangat dari para staf dan siswa-siswi SLB sangat terasa saat rombongan OSIS SMPK KESUMA sampai di tempat tersebut. "Kami sangat senang mendapat kunjungan dari para guru dan siswa-siswi SMPK KESUMA", demikian dikatakan Pak Tri, perwakilan staf dari SLB Darma Wanita. Dalam kesempatan ini, perwakilan OSIS SMPK KESUMA Mataram menyerahkan bingkisan kepada para siswa-siswi di SLB tersebut. "Acara ini merupakan inisiatif anak-anak SMPK, mereka mengadakan bazaar dan mengumpulkan donasi untuk kegiatan ini", tegas Bpk. Karyawan saat memberi sambutan mewakili SMPK KESUMA. Hal senada juga dikatakan Sasa, ketua OSIS, "Kami senang bisa berkunjung ke tempat ini, untuk saling berbagi dengan teman-teman disini.

Pada kesempatan ini, para siswa-siswi SLB Darma Wanita Mataram menyuguhkan atraksi untuk menghibur kita semua yang hadir. Salah satu yang mendapat perhatian adalah pantomim dari M. Zaenudin, juara nasional pantomim. "Kami kagum akan bakat dan kemampuan teman-teman disini, mereka tidak kalah dengan anak-anak yang normal" demikian ungkapan dari siswa-siswi SMPK KESUMA yang mengikuti kegiatan ini.

Sebagai bentuk kebersamaan, para siswa-siswi SLB dan SMPK membagikan bingkisan dan makan bersama dengan seluruh bapak/ibu guru. Semoga kegiatan ini dapat terus dilaksanakan guna memupuk solidaritas dan sebagai upaya pembinaan melalui pendidikan karakter dengan sebuah kegiatan nyata.

Selasa, 18 Januari 2011

Kunjungan VHHS South Australia



Berkaitan dengan Sister School antara SMAK KESUMA Mataram dengan Victor Harbor High School South Australia, maka baru-baru ini, 5 orang dari VHHS berkunjung ke SMAK dan SMPK KESUMA Mataram. Dalam kunjungannya ke SMPK KESUMA Mataram, rombongan VHHS yang terdiri dari Mr. Peter Crowford dan Mrs. Nikky Crowford, Mr. Tim Rodgers dan Mrs. Candice Rodgers dan Mrs. Jo.

di SMPK KESUMA Mataram, rombongan dari VHHS di terima oleh seluruh dewan guru dan Staf TU serta beberapa perwakilan siswa.
Dalam kunjungan ini, rombongan menyempatkan diri mengajar di kelas 9A dan kelas 8A. Pak Tim, demikian biasa di sapa, menyempatkan mengajar di kelas 8A. antusias anak-anak berinterkasi sangat terasa, khususnya ketika Pak Tim yang di dampingi Ibu Yuni, Guru Bahasa Inggris SMPK KESUMA, mengajak anak-anak belajar Bahasa Inggris dalam bentuk permainan.
Tak kalah menarik di kelas 9A, Ibu Nikky, Ibu Jo dan Ibu Candice yang didampingi Ibu Arini, berinterkasi dengan anak-anak melalui presentasi yang ditampilkan anak-anak.
Demikian pula sebaliknya saat pergantian jam pelajaran, Pak Tim giliran mengajar di kelas 9A, Ibu Jo dan teman-teman mengajar di kelas 8A.

"Mengajarnya enak, lucu dan menarik", demikian dikatakan Veve, siswi kelas 8A saat ditanya soal kesan saat menerima pelajaran dari Pak Tim dan Ibu Jo. Hal serupa juga dikatakan rombongan dari VHHS mengenai siswa-siswi SMPK. "Mereka sangat antusias belajar Bahasa Inggris", demikian tegas mereka.

Semoga kunjungan ini menjadi awal kerjasama yang baik antara SMPK KESUMA dan Victor Harbor High School,

Sabtu, 20 November 2010

Jadi Pemimpin, Siapa Takut ??









"Apa kabar ? Luar Biasa..!!", demikian seruan yang terus mendengung membuka kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan OSIS Periode 2010-2011. LDK yang untuk sekian kali diadakan ini dimaksudkan untuk memberi bekal kepimpinan kepada para pengurus OSIS yang baru dan juga perwakilan kelas. Acara yang digawangi oleh seksi kesiswaaan ini berlangsung 20-21 November, mengambil tempat di aula SMPK Kesuma Mataram.


"Jadi Pemimpin, siap takut?", demikian tema yang diangkat pada kegiatan ini. "Tema ini sengaja dipilih, untuk memberikan suatu tantangan pada para peserta, untuk menumbuhkan keberanian dalam diri peserta", demikian dikatakan Ibu Susi Candrasari, S.Pd, koordinator kesiswaan SMPK Kesuma.

Acara yang diikuti oleh 48 OSIS dan perwakilan kelas ini didampingi oleh P. Sigit Pawanta, SVD, seorang pastor dan psikolog dari Universitas Sanata Darma Yogyakarta."Setiap kita diberi anugerah oleh Tuhan, seharusnyalah kita bersyukur dan memanfaatkan semua itu" demikian disampaikannya saat memotivasi para peserta.

Dibagian lain Romo Sigit, demikian ia disapa menegaskan soal kepercayaan diri. Hal ini penting bekal seorang pemimpin. Seorang pemimpin harus PD, bagaimana ia menjadi pemimpin yang disegani dan mampu mempengaruhi orang lain, jika ia tidak memiliki kepercayaan diri.

Selain materi tentang kepemimpinan dan public speaking, dalam LDK ini para peserta juga dilatih tentang diskusi dan teknik berdebat serta pembuatan proposal.

Semoga dengan LDK ini dapat menjadi bekal sebagai sebuah proses untuk menjadi seorang pemimpin. Dan akhirnya setiap peserta dapat menjawab pertanyaan besar yang menjadi tema LDK ini : "Menjadi pemimpin, siapa takut ?"

Jumat, 29 Oktober 2010

Pembinaan Suara Hati, sarana pendidikan karakter



Sebagai kegiatan rutin setiap tahunnya, PSH atau pembinaan suara hati bagi kelas 9, tahun pelajaran ini dilaksanakan dari tanggal 19-21 Oktober 2010 bertempat di rumah retret Ar-yo Ampenan. Dengan didampingi beberapa guru sebagai pendamping, acara ini dikemas sedemikian rupa sehingga ada unsur bermain, kerjasama kelompok, renungan dan materi dari beberapa narasumber yang dihadirkan. Kegiatan ini sendiri mengambil tema : MENDENGAR SUARA HATI

Acara ini dibagi dalam 2 gelombang, yaitu gelombang I untuk kelas 9A dan 9B, gelombang II untuk kelas 9C dan 9D. Acara pembinaan diawali dengan pembukaan yang dilakukan oleh Bpk. M. Wayan Karyawan mewakili Kepala sekolah yang berhalangan hadir. "Kami mengharapkan semoga kegiatan yang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari ini, dapat diikuti dengan baik sehingga memiliki pengaruh pada perkembangan kepribadian kita" demikian di tegaskannya.

Dalam kesempatan ini, hadir sebagai narasumber utama adalah Rm. Fransiskus S, SVD dan dr. Reny B, MPH. Dalam sessionnya, Rm. Frans begitu biasa beliau disapa, mengajak para siswa untuk belajar mendengar suara hati. "Suara hati sebagai penuntun hidup kita" begitu tegasnya.
Di bagian lain, dr. Reny, mengajak anak-anak untuk mengenal diri mereka sendiri lewat sessi Kesehatan Reproduksi Remaja. Remaja harus menghindari pergaulan bebas, kita harus menghargai tubuh kita, karna itu adalah anugerah Tuhan.
Selain 2 sessi utama dari para narasumber, anak-anak juga diajak untuk menuliskan kesalahan/dosa,kekurangan dan juga kelebihan serta cita-cita mereka. Dari Hasil tulisan mereka tersebut kemudian dibawa dalam renungan dan doa malam yang lambungkan dari masing-masing agama. hal yang tak kalah menarik adalah beberapa dinamika kelompok yang sengaja dibuat untuk lebih meningkatkan kerjasama antar anggota kelompok.
"Seru, asik, banyak manfaatnya untuk perkembangan kepribadian kita" demikian dikatakan Elisabeth dan Laras, siswi kelas 9B saat ditanya kesan mereka tentang kegiatan PSH. "Klo boleh diulang lagi" tambahnya.
semoga dengan kegiatan ini, benar-benar menjadi sarana pendidikan karakter. Siswa tidak hanya pandai dari segi intelektual, tetapi kepribadiannya juga berkembang.

Sabtu, 16 Oktober 2010

Refleksi 56 Tahun SMPK Kesuma Mataram

“Tidak berani mengevaluasi diri sama saja dengan omong kosong”, ungkapan ini mungkin tidak berlebihan, karena tanpa evaluasi tentunya kita tidak bisa berbuat sesuatu yang “LEBIH” di masa yang akan datang. Kita akan terjebak pada rutinitas yang sama, tanpa ada penyegaran dan pemaknaan lebih dalam akan karya dan pelayanan kita.
Hal inilah yang melandasi mengapa SMPK Kesuma Mataram mengadakan kegiatan refleksi perjalanan 56 tahun SMPK Kesuma Mataram dalam karya dan pelayanan pendidikan di NTB, khususnya di kota Mataram ini. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (16/10), bertempat di aula rumah makan Aloha ini, sengaja kami lakukan untuk melihat kembali SMPK Kesuma ini, mengapa jumlah siswa yang masuk ke SMPK dari tahun ke tahun semakin turun ? demikian ditegaskan Sr. Rafaellien, AK, SFk saat membuka kegiatan ini.
Hadir dalam refleksi ini antara lain Ketua Yayasan Insan Mandiri Denpasar Perwakilan Lombok Bpk. A. Nyoman Sukertha, Pengawas Yayasan, Bpk. Drs. Bernardus Sore, beberapa mantan kepala sekolah, seperti Bpk. P.C Ngadiyo, Bpk. E. Djoyo Sumpeno dan juga mantan ketua yayasan Insan Mandiri Denpasar Perwakilan Lombok ( dulu Yayasan Swastiastu ) Bpk. Yakobus Frans serta kepala sekolah, dewan guru dan staf tata usaha di lingkungan SMPK Kesuma Mataram.
Lewat refleksi ini seluruh dewan guru, staf pegawai dan juga kepala sekolah diajak untuk melihat kembali kualitas pelayanan yang sudah berikan. “Setiap warga sekolah harus mengetahui dengan jelas visi dan misi sekolah”, demikian dikatakan Bpk. Bernardus Sore dalam sessi pertama tentang pendidikan di sekolah Katolik. Ada 4 komponen yang harus diperhatikan yaitu : guru, kurikulum, evaluasi dan sarana prasarana. Disamping itu Pak Bernard, demikian biasa beliau disapa, mengatakan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang menyenangkan bagi siswa untuk belajar, guru dalam aktivitasnya harus mengedapkan pelayanan kasih, sehingga anak-anak merasa nyaman dan betah untuk belajar. Selain itu kurikulum yang disajikan harus memiliki daya pikat sehingga menjadi “Nilai jual sekolah” pada masyarakat. Guru juga harus memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan profesinya. Selain komponen guru, sekolah juga harus berani mengevaluasi diri, mengetahui dengan pasti kelemahan dan kekuatan sekolah untuk menjadikan sekolah itu lebih maju. Sekolah juga harus menjadi tempat yang nyaman untuk belajar, kebersihan perlu diperhatikan, penyediaan sarana belajar seperti ruang kelas yang nyaman, perpustakaan, laboratorium-laboratorium, sarana internet, juga harus menjadi fokus sekolah untuk menjadikan sekolah itu lebih bermutu. “Tidak perlu berlabel sekolah internasional, tetapi karya dan pelayanan kita harus internasional”, demikian tegasnya.
Sedangkan pada bagian lain, Ketua Yayasan Insan Mandiri Denpasar Perwakilan Lombok, Bpk. A. Nyoman Sukertha mengajak seluruh komponen, dari yayasan, pengawas, kepala sekolah, guru dan staf tata usaha untuk berani mengevaluasi diri. Lewat analisa SWOT, Pak Kertha, demikian beliau akrab disapa, mengajak seluruh komponen SMPK Kesuma untuk mengevaluasi diri, sehingga sesudah ini kita dapat menentukan langkah yang pasti menuju perbaikan mutu karya dan pelayanan kita. “Jangan berhenti pada evaluasi, yang lebih penting membuat sesuatu rencana untuk kita laksanakan dimasa datang”, tegasnya.

Terima kasih sudah menjadi GURU
Demikian di sharingkan Bpk. E. Djoyo Sumpeno dan Bpk. PC. Ngadiyo, mantan kepala sekolah SMPK Kesuma Mataram yang hadir dalam refleksi 56 tahun SMPK Kesuma Mataram. Profesi guru tentunya tidak boleh dipandang sebelah mata. Lewat tangan seorang guru dilahirkan generasi-generasi bangsa yang cerdas dan trampil. guru menjadi ujung tombak dalam pendidikan di sekolah. Menjadi seorang guru juga sebagai sebuah panggilan hidup. “Guru harus menjadi teladan untuk semua”, tegas Bpk. Ngadiyo. Sementara itu Pak Joyo, mengingatkan kita semua akan kekuatan doa. Diawal-awal berdirinya SMPK Kesuma Mataram, semua komponen sekolah, kepala sekolah, guru dan anak-anak diajak untuk berdoa bagi kelangsungan proses belajar mengajar di sekolah ini, bahkan guru-guru yang Katolik diajak berkumpul dan berdoa lewat kegiatan Legio Maria. Pada bagian lain, Bpk. Yakobus Frans, mantan ketua yayasan menegaskan “Sekolah Katolik harus mencirikan pelayanan kasih, bukan hanya pelayanan biasa saja, sekolah Katolik harus memiliki daya pikat”, demikian tegasnya.
Akhirnya semoga lewat refleksi ini, SMPK Kesuma Mataram semakin mampu memberikan pelayanan yang lebih baik, menjadi sekolah yang mimiliki daya pikat yang tetap mengedepankan pendidikan bagi semua orang khususnya bagi yang kurang mampu.

Maju terus SMPK Kesuma Mataram....Kamu PASTI BISA....!!
Green..Green yes...
Kesuma is the best..!!
Kesuma Yess...!!

Minggu, 21 Februari 2010

karya Wisata : Belajar Di Luar Kelas

Sebagai kegiatan rutin tiap tahunnya, Karya wisata mendapat perhatian besar dari anak-anak. Kegiatan yang dikhususkan untuk level kelas 8 ini merupakan kegiatan pembelajaran di luar kelas dengan mengunjungi tempat-tempat tertentu sebagai obyek belajar.
tahun 2010 ini di pilih tiga tempat sebagai obyek belajar, yaitu Kerajinan tenun ikat di UD. Slamet Riyadi, kerjainan cukli di Desa Lendang Re dan desa wisata Sade.

Kegiatan karya wisata pada tahun ini dilakukan dalam 2 tahap, yaitu pada hari sabtu (6/2), para siswa dan guru pendamping mengunjungi kerajinan tenun ikat di UD. Slamet Riyadi dan pada hari sabtu (20/2) mengunjungi kerajinan cukli dan desa wisata sade. Dalam kesempatan kunjungan ke kerajinan tenun ikat, para siswa diajak untuk belajar bagaimana proses pembuatan tenun ikat, dari bahan baku sampai menjadi kain tenun yang siap dipasarkan. Menurut Bpk. sebagai pengelola UD. Slamet Riyadi, perusahaan ini sudah berdiri sejak tahun ....dan sampai sekarang maasih bertahan karena mempertahankan tenun ikat sebagai warisan budaya.

kegiatan berikutnya dilaksanakan pada Sabtu (20/2 ) yang lalu dengan diawali kunjungan ke kerajinan cukli di Desa lendang Re. Industri kerajinan yang merupakan industri rumah tangga ini mengelola mebel dan bahan kerajinan yang dihiasi dengan kerang dengan berbagai corak gambar. Hasil industri ini banyak dipasarkan ke luar wilayah Lombok dan juga ke luar negeri.

Sesudah itu karya wisata dilanjutkan dengan mengunjungi Dusun Sade di Lombok Tengah. Dusun yang masih mempertahankan adat ke-Sasak-kannya ini menjadi Desa wisata yang banyak dikunjungi wisatawan, baik domestik maupun luar negeri.

Menurut Ibu Dini, koordinator kegiatan ini, karya wisata dapat dijadikan sebagai bentuk pembelajaran di luar sekolah, anak-anak diajak belajar langsung pada sumbernya. Sesudah dari kegiatan ini, setiap siswa diharuskan membuat karya tulis dari hasil mencari data dengan pengamatan maupun wawancara di tempat yang dikunjungi.

Sabtu, 06 Februari 2010

Menjadi Pemimpin Yang Efektif



Mengambil kesempatan akhir pekan diawal bulan Februari, tanggal 6 - 7, sejumlah pengurus OSIS, pengurus kelas dan para pendamping kesiswaan mengadakan kegiatan yang bertajuk Latihan Kepemimpinan Siswa. tema yang diusung kali ini adalah "Menjadi Pemimpin Yang Efektif". kegiatan yang diikuti oleh 32 orang siswa ini dikomandoi oleh Ibu Susi Candrasari, S.Pd sebagai ketua seksi kesiswaan.

kegiatan yang merupakan agenda tahunan OSIS ini merupakan upaya membekali para pengurus OSIS baru dalam melaksanakan tugasnya untuk periode 1 tahun ke depan. dalam kesempatan ini hadir Bpk. Indra bertindak sebagai narasumber utama bersama dengan team kesiswaan SMPK Kesuma Mataram.

Kegiatan yang dibuka oleh Suster Kepala Sekolah ini diisi dengan berbagai materi dan juga permainan-permainan yang memupuk kerjasama antar anggota OSIS. Selain itu para peserta juga diajak untuk saling menghargai dan saling melengkapi, hal ini diwujudkan lewat kegiatan menggambar bentuk tubuh dan kemudian menuliskan identitas dan saling memberikan masukan.
Salah satu peserta dari kelas 7C, kessha mengungkapkan kesannya "saya senang dapat mengikuti kegiatan ini, harapannya dengan kegiatan ini bisa lebih mandiri, bisa bertanggng jawab, bisa menjadi pemimpin yang baik...kegiatannya menarik karena kreatif".
di lain pihak suster kepala sekolah menyampaikan banyak terima kasih pada para guru yang telah memprakarsai kegiatan ini. "Pemimpin harus punya inisiatif, berani menunjukkan keberanian, kreatifitas" demikian disampaikannya kepada para peserta saat menutup kegiatan ini. Kegiatan diakhiri dengan penyampaian bingkisan dari OSIS kepada Bapak Indra selaku narasumber, dan ditutup dengan makan siang bersama.Selamat menjadi pemimpin-pemimpin muda
Maju OSIS SMPK Kesuma Mataram...

Minggu, 31 Januari 2010

2.4 Metode EPA (Eksplorasi Pengenalan dan Aplikasi Konsep)

Model pembelajaran EPA pertama kali diperkenalkan oleh Rudi Prakanto. EPA kependekan dari Eksplorasi, Pengenalan dan Aplikasi Konsep. Menurutnya metode ini menekankan pada cara belajar sesuai dengan kebutuhan siswa. Proses belajar mengajarnya sesuai dengan pengetahuan awal siswa sebelum belajar. Ide dasar pemikirannya adalah siswa secara aktif membangun pengetahuan dengan cara terus-menerus menemukan sendiri melalui kegiatan nyata di sekolah. Pelaksanaan pembelajaran dengan metode EPA fisika melalui tiga tahap yaitu, tahap eksplorasi, tahap pengenalan, dan tahap aplikasi konsep

Kamis, 28 Januari 2010

Yogya…..Sejuta Kenangan Jadi Satu


“If you don’t’t learn, you will die”…..Sebuah ungkapan yang memberi makna bahwa belajar seperti energi bagi kehidupan. Banyak orang mati ( kreatifitas, idealisme, harapan juga mimpi-mimpinya ) karena tak menghayati filosofi ini.Belajar nestinya menjadi kebutuhan, suatu keharusan untuk menjadikan hidup lebih bermakna.
Dengan mengusing tema “Meningkatkan kompetisi guru” dan meningkatkan profesionalisme yang bermuara pada memberikan pelayanan terbaik, maka pada tgl 28 Desember s/d 3 Januari yang lalu, sebuah agenda besar di akhir tahun 2009 digelar, study banding dengan memilih 2 sekolah favorit langsung di jantung pendidikan Nasional kita, Yogyakarta.
Yogyakarta, kami datang!!!!
Bukan tanpa alasan, karena parameter pendidikan di republik ini masih berkiblat pada sekolah-sekolah terbaik di Jawa. Diharapkan dengan kunjungan singkat di kota Gudeg ini para guru mendapatkan sesuatu yang bermanfaat, minimal adalah ispirasi untuk meningkatkan kinerja.
Diantara oleh-oleh hasil berburu di Malioboro, cerita tentang Hening kontenplatif Sendangsono dan Gua Maria Tritis, decak kagum akan kemegahan Borobudur dan Prambanan, gemulai penari cantik dalam sendratari Ramayana dan kenangan kebersamaan manis lainnya, ada pertanyaan besar yang harus terjawab: “Apa pengalaman yang berharga yang bisa di petik dari pengalaman ku kali ini”
Oleh-oleh “Made in Yogya”
Dari dua sekolah yang dikunjungi, penulis mencatat hal-hal berikut yang layak jadi bahan refleksi pertama, mereka ( SMP Pangudi Luhur dan SMP Santa Maria Imaculata ) menjadi besar karena mengedapankan kedisiplinan dan kerjakeras. Sesuatu yang sebenarnya menjadi milik kita juga, namun belum maksimal kita lakukan. Ada yang secara sitemik di tanamkan pada warga sekolah dan diiktui dengan segenap kepatuhan. Ada keteraturan yang tidak dipaksakan namun di hayati karena akan melahirkan harmoni. Ini “mungkin” yang perlu kita bangun dan tingkatkan.
Kedua, perasaan ”memiliki” sekolah. Semangat yang dilandasi oleh “Self Of Belonging” tampak nyata pada kedua sekolah tersebut ,contoh konkrit, kedua sekolah tersebut tampak asri karena tak ada coratan pada meja atau bangku belajar di kelas, semua tertata rapi. Sekolah jadi komunitas dimana setiap orang menyadari sungguh tugas dan tanggung jawabnya.
Ketiga, kegiatan extra dengan berbagai ragam kegiatan non akademis diikuti siswa dengan kesungguhan dan siswa-siswi berusaha mengukir prestasi dan mengeksplore potensi diri, sekolah memfasilitasi dan mengapresisasi kreatisfitas siswa dengan menampilkannya lewat event yang ada di sekolah untuk hal tersebut kita perlu memprogramkan dan menjadikannya kegiatan rutin dalam program OSIS. Dengan demikian tersedia ruang dan waktu yang cukup bagi yang unjuk kebolehan dan eksprisi diri.
Para spyker,zZ…ada beitu banyak hal yang dibisa ditulis dan layak untuk kita tampilkan, namun dalam rubric kecil ini rasanya tidak cukup, untuk menuliskan semua itu. Namun….jika harus menyimpulkan dalam suatu kalimat, maka semua akan terungkap dalam ungkapan :
“Sebuah langkah kecil untuk suatu perubahan adalah lebih baik daripada rencana besar dalam angan-angan”
Itulah sedikit oleh-oleh dari kota “Pelajar” Yogyakarta…..
kalau boleh meminjam kata DAGADU…”Kapan ke Yogya lagi ?” sebuah ungkapan rindu yang pantas terucap untuk sejuta kesan yang boleh terugkap. ( HY)

Senin, 18 Januari 2010

Bahan Ujian Nasional Praktek Komputer Tahun Pelajaran 2009-2010

MICROSOFT WORD
1.Mengatur Margin dan Paper Size
2.Mengatur jenis font dan ukuran font, penerapan Bold, Italic, Underline, mengatur perataan teks
3.Mengatur spasi
4.Membuat Superscript dan Subscript, symbol, Bullet and numbering
5.Membuat Tabel
6.Equation Editor
7.Bentuk kolom

MICROSOFT POWERPOINT
1.Membuat slide baru
2.Memasukkan teks dengan word art dan text box pada sebuah slide
3.Memasukkan gambar
4.Memberi Background slide
5.Memberikan efek animasi
6.Mengatur slide transition
7.Action Button & Hyperlink


MICROSOFT EXCEL
1.Membuat tabel pada excel
2.Memformat data ( Date, mata uang )
3.Menggunakan fungsi SUM, MAX, MIN, AVERAGE
4.Menggunakan fungsi LEFT, RIGHT, MID
5.Menggunakan fungsi IF
6.Menggunakan kombinasi fungsi IF dan LEFT, IF dan MID, IF dan RIGHT
7.Menggunakan fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP

Senin, 30 November 2009

Mendidik Sebagai Sebuah Panggilan


“Siapa yang tidak tahu profesi guru ?” Memandang profesi seorang guru harus sebagai sebuah panggilan hidup, niscaya kita akan mengalami kebahagiaan, kedamaian dan merasa bernilai.
Menjalani profesi seorang guru sama halnya dengan profesi dokter atau perawat adalah sebuah paggilan hidup. Dimana kita berusaha untuk membantu mengembangkan anak didik yang dipercayakan pada kita untuk menjadi lebih sempurna, sehingga seorang guru pasti berkorban untuk berusaha membantu siswa-siswinya maju. “Kalau mau jadi seorang milyuner, jangan menjadi guru”, demikian di ungkap Rm. Paulus Suparno, SJ, saat memberikan penyegaran rohani bagi guru dan karyawan Yayasan Insan Mandiri Denpasar Perwakilan Lombok. Melalui pernyataan itu, rm. Paul, demikian biasa beliau disapa, mengajak para guru dan pegawai di lingkungan Yayasan Insan Mandiri ini untuk mengutamakan pelayanannya ini menjadi sebuah panggilan hidup dari pada mengejar materi.
Kegiatan yang berlangsung 3 hari, sejak 27 – 29 November 2009 ini, mengambil tema : Integritas Panggilan Seorang Pendidik”. Acara yang merupakan agenda rutin setiap tahun ini, diikuti oleh ± 150 orang terdiri dari kepala sekolah, guru dan pegawai di lingkungan Yayasan Insan Mandiri Denpasar Perwakilan Lombok.
Dalam kesempatan ini, Rm. Paul seorang Imam Jesuit dan juga mantan rektor Universitas Sanata Darma Yogyakarta ini, mengajak kita semua merefleksikan kembali panggilan kita sebagai seorang guru. Dalam keseharian tugas kita mendampingi anak didik tentu banyak suka dan duka kita lewati. Dalam hal ini Rm. Paul menguatkan kita semua, untuk melihat semua itu sebagai hal yang harus dilewati dalam menjalani tugas panggilan dan perutusan ini. Seorang guru juga harus mempunyai rasa kasih pada anak didiknya, harus lebih mengerti persoalan yang dihadapi anak-anak dan mampu memberikan bantuan untuk keluar dari kesulitan yang dihadapi anak. Selain sebagai sebuah panggilan hidup, guru sebagai seorang pendidik lewat bidang studi yang diajarkannya juga harus mampu membantu anak didiknya menjadi lebih cerdas dan baik, mampu memberikan pendidikan nilai. Dalam kesempatan itu, Rm. Paul juga mengajak para peserta untuk selalu menumbuhkan budaya kerjasama secara sinergis dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari. “Komunikasi sinergis dalam sebuah sekolah akan membuka hati, pikiran, ekspresi pada sesuatu yang baru, sehingga akan membawa kemajuan bagi sekolah tersebut”, demikian tegasnya.
Dalam kegiatan ini peserta juga diajak mensharingkan pengalaman-pengalaman mereka dalam keseharian melaksanakan tugas di unit kerja masing-masing. Sehingga di harapkan melalui sharing ini, semakin meneguhkan dan semakin memperkaya pengalaman satu dengan yang lain. Kegiatan ini sendiri di tutup dengan Misa Kudus, sekaligus merayakan Hari Minggu Adven I.
Dalam kesempatan penutupan, ketua BPK Yayasan Insan Mandiri Denpasar Perwakilan Lombok, Bpk. A. I Nyoman Sukertha, menegaskan pada setiap peserta untuk benar-benar membawa hasil penyegaran rohani ini menjadi sebuah kekuatan baru dalam melaksanakan tugas di unit masing-masing sehingga dapat mewujudkan ciri pendidikan Katolik yang kental akan nilai cinta dan kasih. Semoga….

Mid Praktek Kelas 9 Semester Gasal 2016

Soal : 1. Sebutkan beberapa layanan yang ada di internet, kemudian jelaskan ! 2. Jelaskan cara pembuatan email Jawaban diketik di MS Wor...